EKONOMI

TPI Higienis Binuangeun Tingkatkan Pendapatan Nelayan Lebak Hingga 60 Persen

Banten.co – Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Higienis Binuangeun mendongkrak pendapatan nelayan pesisir Pantai Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten. Hal ini dikarenakan kunjungan konsumen yang terus meningkat dibandingkan sebelumnya.

“Kita satu pekan terakhir ini meraup keuntungan lelang ikan meningkat sekitar 30-60 persen setelah dioperasikan TPI Higienis,” kata Iming, seorang nelayan pesisir pantai Banten selatan di Lebak, Rabu (02/1).

Pembangunan TPI Higienes Binuangeun ternyata berdampak positif terhadap pendapatan nelayan karena pengunjung meningkat dengan alasan cukup bersih juga kondisi ikan segar.

Kondisi TPI Higienis tentu sangat terjamin kebersihan dan kesegaran ikan, sehingga transaksi pelelangan pun cukup padat.

Mereka pengunjung juga banyak dari Sukabumi dan Jakarta membeli ikan dari TPI Higienis Binuangeun. “Kami berharap pengoperasian TPI Higienis membawa berkah bagi nelayan sehingga bisa meraup keuntungan dari hasil tangkapan itu,” ujarnya.

Begitu juga Iwan, seorang nelayan Wanasalam mengaku bahwa hari ini  melelangkan ikan tangkapan jenis layur sebanyak 500 kuintal dan begitu cepat habis.

Sebab, pengunjung yang mengikuti pelelangan ikan TPI Higienis banyak dari luar daerah. Selama ini, kata dia, pesisir pantai Banten selatan terkenal dengan tangkapan ikan layur.

Bahkan, ikan layur itu memiliki kualitas terbaik untuk ekspor ke luar negeri. “Kami melelangkan ikan layur seharga Rp65.000 per kilogram dan habis,sehingga bisa meraup keuntungan sekitar 60 persen setelah dipotong biaya operasional,” katanya.

Kepala Seksi Pengelolaan TPI Dinas Perikanan Kabupaten Lebak Tedi  mengatakan, pembangunan TPI Higienis Binuangeun sudah dioperasikan dua pekan lalu dengan anggaran Rp1,2 miliar dari APBN.

Pembangunan TPI Higienis Binuangeun berstandar Uni Eropa merupakan program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berstandar Uni Eropa.

Selama ini, TPI Higienis yang berlokasi di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak,  masuk kategori terbesar kegiatan tangkapan nelayan.

Kehadiran TPI Higienis dilengkapi ruangan pendingin (AC), ramah lingkungan juga menggunakan lantai ploor. Pengunjung yang hendak masuk ke TPI Higienis harus menggunakan pakaian khusus, sepatu boot dan cuci tangan.

Mereka pengunjung merasa nyaman dan sehat, sehingga berdampak terhadap pendapatan nelayan. “Kami yakin TPI Higienis itu bersih tentu pendapatan nelayan meningkat,” tutupnya. (Ant)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com