BERITA

Rano Karno, Petahana yang Optimistis Menang Namun Berbuah Kekalahan

Rano Karno | Foto : Istimewa

Rano Karno | Foto : Istimewa

Banten.co – Pasangan Rano Karno-Embay Mulya Syarief akhirnya harus mengakui ‘keperkasaan’ pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy. Pasalnya, Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan Rano-Embay dalam Pilkada Banten.

Versi MK, gugatan tidak memenuhi syarat Pasal 158 UU Pilkada. Sebab terpaut 2,5 persen, sementara syarat UU yaitu 1,5 persen. Usai dibacakan putusan, para pendukung Wahidin-Andika bersorak sorai di depan gedung MK.

Rano Karno merupakan gubernur petahana yang tidak memiliki wakil gubernur. Dia menjabat sebagai gubernur Banten sejak 12 Agustus 2015.

Sebelumnya, dia menjabat sebagai pelaksana tugas gubernur Banten sejak 13 Mei 2014 hingga 12 Agustus 2015 menggantikan Ratu Atut Chosiyah yang dinonaktifkan karena terkait kasus suap pilkada di MK.

Kemudian, Presiden Joko Widodo pada 12 Agustus 2015 secara resmi melantik Rano Karno sebagai gubernur Banten dengan sisa masa jabatan 2015-2017, menggantikan Ratu Atut Chosiyah.

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78/P/Tahun 2015 tentang Pengesahan dan Pengangkatan Gubernur Banten sisa masa jabatan 2015-2017, maka Presiden Jokowi sah memberhentikan Rano sebagai wakil gubernur Banten masa jabatan 2015-2017 disertai ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasanya selama memangku jabatan tersebut.

Uniknya, selama menjabat sebagai gubernur Banten, Rano Karno tidak didamping oleh seorang wakil gubernur. Sebelumnya, pada 19 Februari 2017 berdasarkan hasil penghitungan riil (real count) C1 dari TPS oleh KPU, pasangan nomor urut 1, Wahidin Halim dan Andika Hazrumy meraih suara tertinggi.

Data dari laman resmi KPU, pada 19 Februari 22017 pukul 21.00 WIB, berdasarkan 16.540 TPS atau 100 persen suara yang masuk, pasangan Wahidin-Andika memeroleh 50,93 persen (2.405.773 suara), sedangkan pasangan Rano-Embay mendapat 49,07 persen (2.317.745 suara).

Padahal, dari delapan wilayah yang ada di Banten, pasangan Rano-Embay menang di enam wilayah, yakni Kota Cilegon, Kota Serang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang.

Sementara pasangan Wahidin-Andika hanya menang di dua wilayah, yaitu Kota Tangerang dan Kota Serang. Kubu Rano-Embay sejak awal diketahui sangat optimistis akan memenangkan Pilkada Banten. Namun, fakta di lapangan bicara lain. Pasangan itu harus menelan pil pahit karena dikalahkan pasangan Wahidin-Andika.

Reporter : Idm

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com