LEBAK

PUPR Banten: Jalan di Kabupaten Lebak Mulus di 2020

Ilustrasi

Banten.co – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Banten menargetkan jalan di wilayah Kabupaten Lebak selesai 2020.

“Kita mencatat kerusakan jalan di Lebak diperkirakan 21 kilometer lagi yang kondisinya masih rusak menghubungkan jalan Cipanas-Warung Banten (59 Km),” kata Kuncoro, seorang petugas Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan  pada PUPR Provinsi Banten dilansir Antara, Rabu (7/11).

Kondisi ruas jalan Cipanas dan Warung Banten sangat terjal dan pegunungan juga banyak tikungan, karena lokasinya berada di sekitar Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

Mereka pengemudi angkutan yang melintasi jalan tersebut perlu hati-hati,terlebih cuaca buruk rawan terjadi longsoran tanah.

Kelebihan jalan Cipanas-Warung Banten  panorama alamnya sangat indah dan sejuk  juga tantangan cukup berat karena tofografi perbukitan dan pegunungan serta curam.

Karena itu, pihaknya juga membangun tempat-tempat peristirahan di sekitar jalan yang melintasi TNGHS agar pengemudi bisa menikmati panorama alamnya itu.

“Kami ruas jalan Cipanas-Citorek-Warung Banten hingga menembus Sukabumi menjadikan jalan vital untuk menghubungkan antarkabupaten Lebak,Bogor dan Sukabumi,” katanya.

Menurut dia, pihaknya tahun 2018 merealisasikan pembangunan jalan di 10 titik antara lain Cipanas – Warung Banten, Maja – Koleang, Citeras – Kopo, Jalan Sunan Kalijaga (Rangkasbitung), Jalan Jenderal Ahmad Yani (Rangkasbitung), Sorok – Warunggunung, Picung – Simpang, Gunung Madur – Pulo Manuk,  Bayah – Cikotok, Cikotok – Batas Jabar.

Pembangunan jalan tersebut guna mendukung percepatan pembangunan juga pertumbuhan ekonomi masyarakat sehingga pada akhirnya bermuara pada kesejahteraan masyarakat. “Semua pembangunan jalan itu berada di Lebak dan merupakan kewenangan provinsi,” katanya.

Ia mengtakan, pembangunan jalan Cipanas-Warung Banten tahun 2018 direalisasikan perbaikan hingga sampai ST 33.220 meter. Sedangkan, rencana pembangunan tahun 2019 ditargetkan sampai ST 44.500 meter.

Karena itu, diperkirakan sisanya ruas jalan yang rusak sepanjang 21 km akan dibangun 2020 hingga menembus ST 58.500 meter.  “Kami yakin tahun 2020 sudah tidak ada lagi kondisi jalan yang rusak dan berlubang,” katanya.

Untuk mengantisipasi longsoran, kata dia, pihaknya menyiapkan sebayak lima unit alat berat dan disimpan di Kecamatan Bayah.

Sementara ruas jalan Cipanas-Citorek-Warung Banten disiapkan sebanyak satu unit alat berat. “Kami menyediakan enam unit alat berat untuk menangani terjadi longsoran,” tungkasnya. (HAP)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com