PANDEGLANG

Presiden: Kemensos Harus Edukasi Warga Pandeglang Terkait Bencana Alam

Banten.co – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat pesisir Pandeglang, Banten harus siaga bencana pasca-tsunami yang melanda Perairan Selat Sunda pada 22 Desember 2018 lalu.

“Kami perintahkan Kementerian Sosial agar melakukan edukasi kepada masyarakat pesisir melalui program Tagana Masuk Sekolah (TMS) dan Kampung Siaga Bencana (KSB),” kata Jokowi di Pandeglang, Senin (18/2/2019).

Kepala Negara menjelaskan, pelaksanaan edukasi kepada masyarakat pesisir melalui program TMS dan KSB dapat meningkatkan pemahaman kesiapsiagaan bencana alam. “Selama ini, pesisir Pandeglang masuk daerah rawan bencana tsunami,” ucapnya.

Karena itu, lanjutnya, melalui TMS dan KSB diharapkan masyarakat mampu menyelamatkan diri jika sewaktu-waktu terjadi bencana tsunami.

“Kami merasa senang anak-anak sekolah dan masyarakat sudah memahami kesiapsiagaan bencana. Bencana itu kita harus syukuri apapun yang terjadi dari Allah Swt,” katanya.

Jokowi mengatakan,  Indonesia masuk kedalam cincin api pasifik (ring of fire), sehingga rawan mengalami gempa bumi, letusan gunung hingga tsunami.

“Saya ingin memastikan bahwa edukasi kebencanaan berjalan baik, karena kita tidak tahu bencana itu kapan akan terjadi,” kata Jokowi.

Sementara itu, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, progra kegiatan ini dinamakan edukasi kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.

“Kami yakin melalui edukasi kesiapsiagaan bencana itu masyarakat dapat memahami untuk penyelamatan jiwa ketika terjadi bencana alam,” katanya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com