BERITA

Lakukan Tindakan Asusila Terhadap Anak Asuh, Polisi Ciduk Pelatih Sepakbola

Banten.co – Aparat Polresta Tangerang, Banten, menciduk Ts (48) pelatih sekolah sepak bola (SSB) yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap asuhannya, As (15), di rumahnya di kawasan Binong, Kecamatan Curug.

“Kami proses kasus tersebut karena adanya laporan dari orang tua korban yang merasa dirugikan,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irman Sugema di Tangerang, Kamis (31/3).

Irman mengatakan, polisi menangkap pelaku ketika sedang berada di rumah, dan sempat mengelak bahwa tidak pernah melakukan kekerasan seksual terhadap As. Namun ketika korban dibawa sebagai saksi, akhirnya pelaku mengakui perbuatannya dan digelandang ke Mapolresta Tangerang di Kecamatan Tigaraksa.

Dia mengatakan, ayah korban, Her (45) semula pernah melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Metro Tangerang di Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, tapi disarankan petugas untuk membawa kasus itu petugas di Tigaraksa sesuai tempat kejadian perkara.

Dalam pengakuan korban bahwa pelaku mengancam akan membunuh bila bersedia menceritakan kasus tersebut kepada orang lain, termasuk orang tuanya. Korban kemudian berterus terang bahwa Ts sudah dua kali melakukan kekerasan seksual di rumahnya dengan ancaman dibunuh.

Pengakuan korban bahwa ketika sampai di rumah pelaku di Binong, Kecamatan Curug, dipaksa buka baju dan celana, kemudian terjadi kekerasan seksual itu. Korban tidak dapat mengelak dan terpaksa menuruti saja kemauan pelatih karena dibawah ancaman nyawa dapat melayang bila menceritakan kepada pihak lain.

Sedangkan korban mengenal pelaku sejak pertengahan Februari 2015 pada sebuah pertandingan sepak bola di Kecamatan Curug. Perkenalan tersebut terus berlanjut karena pelaku menjanjikan untuk melatih korban dan diharapkan menjadi pemain sepak bola profesional.

Pelaku dapat dijerat dengan UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. Irman mengharapkan agar orang tua selalu mengawasi kegiatan anak di luar rumah dan mengetahui temannya sebagai antisipasi kekerasan seksual.

Banten | Antara | Ari

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com