KABUPATEN TANGERANG

Kuota PPPK 2019 Tangerang Hanya 1.289 Pegawai Honorer

Ilustrasi | Foto: Ist

Banten.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, mendapatkan kuota penerimaan sebanyak 1.289 honorer untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2019.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Kabupaten Tangerang, Ahmad Surya Wijaya mengatakan perekrutan honorer menjadi PPPK sesuai dengan penerimaan CPNS.

“Dominan pelamar adalah guru yang selama ini honorer Kategori Satu dan Dua (K-I dan K-II) sebanyak 1.125 orang,” katanya di Tangerang, Selasa (12/2).

Ahmad menambahkan dalam perekrutan itu pada bidang kesehatan sebanyak 111 orang dan pertanian (53 orang). “Tidak mengalami kendala dalam perekrutan tersebut karena sistem yang digunakan sama dengan penerimaan CPNS,” paparnya.

Namun penerimaan pegawai itu sesuai arahan dan kuota yang diberikan pemerintah pusat sehingga Pemkab Tangerang perlu mempersiapkan gaji mereka.

Pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk pembayaran gaji tersebut dan sudah mendapatkan persetujuan dari DPRD setempat.

“Untuk sementara dana yang tersedia hanya untuk mencukupi gaji pokok tanpa ada tunjangan lainnya,” kata mantan Sektretaris DPRD Kabupaten Tangerang itu.

Masalah itu sehubungan Pemkab Tangerang, mengalami kendala mengatasi persoalan guru honorer karena untuk pengangkatan harus ada dasar hukum yang jelas agar tidak menjadi masalah belakangan nantinya.

Sementara itu, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan perlu ada petunjuk pelaksanaan PP No.49 tahun 2018 tentang PPPK.

Ahmed sudah mendengar aspirasi para guru honorer dan telah memberikan saran bahwa ada persoalan serius yang dihadapi menyangkut pengangkatan menjadi ASN itu.

Dalam pertemuan dengan sejumlah anggota Forum Honorer Ketegori II Indonesia (FHK2I) Kabupaten Tangerang bahwa juga sudah menyerap aspirasi para guru tersebut.

Sedangkan laporan Dinas Pendidikan setempat terdapat 9.413 guru honorer tapi berdasarkan data dari FH2I sebanyak 8.733 orang yang terbaru dari Sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). (Ant)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com