BERITA

Kepada Korban Tsunami, Kapolri: Kita Bangkit Kembali

Banten.co – Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta masyarakat Kabupaten Pandeglang dan Serang yang dilanda bencana tsunami agar bangkit kembali semangat membangun dan jangan sampai runtuh.

“Tsunami hingga ratusan korban meningal, luka-luka, kerusakan rumah hingga ribuan warga mengungsi maka kita bangkit kembali semangat membangun,” kata Tito saat menghadiri istigasah dan doa bersama di Masjid Salafiah Caringin, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang dilansir Antara, Kamis (03/1).

Bencana alam yang terjadi di berbagai daerah di Tanah Air merupakan cobaan dari Allah Swt, namun manusia harus cepat membangun kembali.

Semangat membangun adalah kuncinya militansi kebersaman dan keberagaman manusia.  Ia mencontohkan, negara Jepang yang hancur luluh lntak dan lebur pada perang dunia kedua juga diterjang bencana tsunami hingga ribuan orang meninggal dunia,

Namun, mereka bangkit kembali untuk berusaha semangat membangun. Saat ini, Jepang sebagai negara yang berkembang teknologi,  meski ribuan warganya meninggal dunia akibat bom atom dan tsunami.

Karena itu, bencana tsunami yang melanda masyarakat Banten harus secepatnya membangun dan jangan sampai runtuh.

Pemerintah pusat dan daerah memfasilitasi untuk memberikan kemudahan-kemudahan  untuk membantu agar kehidupan masyarakat kembali pulih. “Kami berharap pascatsunami itu kehidupan masyarakat menjadi lebih baik,” katanya.

Menurut Kapolri, Indonesia merupakan negara kepulauan dan masuk daerah rawan bencana gempa dan tsunami. Selain itu Indonesia berada pada cincin api mulai Jepang, News Zaelan hingga Selandia Baru juga memiliki lempengan  dari Aceh, Sumatera, Jawa, Bali hingga NTT.

“Pemerintah harus melakukan upaya pemasangan deteksi dini untuk mengurangi korban jiwa,” paparnya.

Bencana lainnya, kata dia, longsoran tanah dan banjir selalu menerjang masyarakat. Belum lama ini, kata dia, puluhan warga meninggal dunia akibat longsoran di Sukabumi. “Longsoran di Sukabumi itu akibat adanya penebangan pohon,” katanya.

Dalam doa istigosah itu dipimpin ulama karismatik KH Abuya Muhtadi. Hadir juga Gubernur Banten Wahidin Halim, Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir, Bupati Pandeglang Irna Narulita, dan tokoh masyarakat serta ulama se Banten.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com