BERITA

Hanya 2 .000 yang Diterima, 4.215 Pegawai Honorer di Banten Terancam Dirumahkan

Banten.co – Sebanyak 4.215 pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten  terancam dirumahkan. Pasalnya, hanya sebanyak 2 .000 pegawai honorer yang akan diterima pada penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 mendatang dari kategori I (K1), K2 maupun non kategori.

Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan keputusan tersebut merupakan hasil analisa kebutuhan pegawai dan hasil usulan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Yang kita butuhkan hanya 2 ribu, itu usulan KPK, itu yang kita butuhkan kok,” kata Wahidin, Rabu (6/2).

Berdasarkan PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK, pemerintah pusat berupaya melakukan penyetaraan hak antara pegawai honorer dengan aparatur sipil negara (ASN).

Menanggapi hal itu, Ketua Forum Pegawai ASN nonkategori, Rangga, merasa kecewa atas keputusan Gubernur Banten tentang pemangkasan jumlah tenaga pegawai honer di lingkungan Pemprov Banten.

Rangga berharap Pemprov dapat mempertimbangkan kembali pengurangan kuota pegawai honorer tersebut.

“Berharap semua masuk, pemprov jangan menganaktirikan lagi. Baik Kategori maupun nonkategori. Mengakomodir semua jangan ada pengkhususan eks kategori. Semua gitu angkut,” katanya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com