LEBAK

Dukung Ketahanan Pangan Ikan, KKP Bantu 15 Kapal bagi Nelayan Lebak

Ilustrasi nelayan |Foto : Istimewa

Ilustrasi nelayan |Foto : Istimewa

Banten.co – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan membantu nelayan Kabupaten Lebak, Banten, dengan 15 kapal 12 GT untuk mendukung ketahanan pangan ikan.

“Kami berharap bantuan kapal itu dapat mendongkrak produksi tangkapan ikan juga pendapatan nelayan meningkat,” kata Kepala Seksi Peningkatan Kapasitas Nelayan Kecil dan Pembudi Daya Ikan Rizal Ardiansyah di Lebak, Selasa (31/1).

Kapal bantuan tersebut dikelola oleh lembaga koperasi nelayan Kabupaten Lebak sesuai petunjuk pemerintah. Saat ini, penerima program bantuan dari pemerintah harus berbadan usaha, di antaranya koperasi.

Mereka lembaga koperasi yang menerima bantuan kapal antara lain Koperasi Mina Muara Sejahtera dan Koperasi Nelayan Pantai Selatan. Bantuan kapal berbobot 12 GT dapat menjangkau tangkapan ikan hingga 30 mil dari pantai Pesisir Kabupaten Lebak.

Dengan begitu, kata dia, diharapkan produksi tangkapan nelayan meningkat. “Kami yakin bantuan kapal itu dapat mendongkrak produksi tangkapan juga mendorong kesejahteraan nelayan,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, penyaluran bantuan kapal tersebut dipastikan Februari 2017 sudah diterima koperasi nelayan sebanyak tiga unit. Sedangkan, sisanya sebanyak 12 unit masih dalam pengerjaan.

Namun demikian, pihaknya berharap semua bantuan kapal itu tahun ini bisa direalisasikan. Saat ini, jumlah nelayan Lebak tercatat 3.600 orang dan kebanyakan menggunakan kapal motor tempel sehingga berdampak terhadap produksi tangkapan.

Kapal mesin tempel itu tentu daya jelajahnya hanya tiga mil dari pantai. Untuk itu, bantuan kapal kapasitas 12 GT dipastikan tangkapan nelayan lebih banyak karena mereka bisa menempuh 30 mil. “Kami minta kelompok nelayan yang mendapat bantuan kapal bisa merawat dengan baik,” katanya.

Ia juga mengatakan bantuan kapal itu bertujuan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi nelayan juga pendapatan masyarakat pesisir. Selama ini, produk tangkapan ikan berkisar antara 3.000 sampai 3.500 ton per tahun dari 11 tempat pelelangan ikan.

Karena itu, nelayan Kabupaten Lebak belum mampu memenuhi permintaan pasar lokal akibat penggunaan kapal mesin tempel tersebut. “Kami optimistis bantuan kapal 12 GT dapat mendongkrak pendapatan produksi ikan,” ujarnya.

Sejumlah nelayan Kabupaten Lebak menyambut positif bantuan kapal tersebut karena bisa meningkatkan produksi tangkapan juga pendapatan nelayan.

Saat ini, nelayan Lebak sangat membutuhkan berbagai bantuan untuk mendukung swasembada pangan ikan. “Kami berharap bantuan kapal itu bisa meningkatkan pendapatan ekonomi nelayan menjadi sejahtera,” kata Ujang (45) nelayan TPI Binuangeun Kabupaten Lebak.

Sumber : Antara

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com