BERITA

DPUPR Banten Klaim Ruas Jalan Jalur Mudik Siap Dipakai

Banten.co – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten mengklaim sejumlah ruas jalan yang akan menjadi jalur mudik Lebaran tahun ini dalam kondisi baik dan bisa dilalui kendaraan dengan lancar.

”Jalan-jalan yang menjadi kewenangan pusat dan provinsi dalam kondisi baik dan siap dipakai arus mudik,” kata Kepala Dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten Hadi Suryadi di Serang, Senin (21/05).

Hadi mengatakan, jalur utama mudik di Provinsi Banten yakni jalan Tol Jakarta-Merak saat ini dalam kondisi cukup baik. Begitu juga dengan jalan utama Jakarta-Merak yang bukan tol juga dalam kondisi baik dan aman untuk dilalui. ”Memang sekarang masih ada sedikit perbaikan-perbaikan, tapi secara umum jalannya sudah bagus,” ucapnya.

Begitu juga dengan tiga jalur utama arus mudik yang menjadi kewenangan provinsi, kata dia, kondisi jalan dalam keadaan mulus karena sudah dibeton dan satu jalur aspal seperti biasa dengan kondisi jalan juga baik.

”Ada tiga jalur utama yang menjadi kewenangan provinsi untuk jalur mudik maupun jalur wisata. Semuanya saat ini bagus jalannya,” kata hadi.

Tiga ruas jalan provinsi Banten tersebut yakni Serang-Gunung Sari-Mancak hingga menuju kawasan wisata Anyer. Kemudian jalur Palima-Pasar Teneng yang juga menuju kawasan wisata Pantai Anyer, Carita dan sekitarnya serta jalur Mengger-Madalawangi yang menuju Pantai Carita Pandeglang.

”Jalur alternatifnya juga ada seperti Lingkar Selatan di Kota Cilegon. Memang saat ini dalam kondisi perbaikan karena banjir kemarin,” kata dia.

Selain jalur mudik dan wisata Anyer, kata dia, jalur ke wisata ziarah Banten Lama juga baik yang melalui jalur Kota Serang menuju Banten Lama, maupun dari Kramatwatu Kabupaten Serang, jalannya dalam kondisi mulus karena sudah dibeton. ”Arah wisata Banten Lama juga sudah bagus semua,” kata dia.

Menurutnya, anggaran untuk pembangunan dan perbaikan jalan yang ada di Dinas PUPR Provinsi Banten Tahun 2018 sebesar Rp1,4 triliun.

Anggaran tersebut diantaranya sekitar rp300 miliar untuk pembebasan lahan dan sekitar Rp700 miliar untuk pembangunan jalannya. ”Lain-lainnya untuk irigasi, situ danau dan infrastruktur penunjang lainnya,” tungkasnya.

 

Rep.Hilal

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com