BERITA

Dibawah 60 Persen, Lima Indikator Indeks Demokrasi di Banten Buruk

Ilustrasi | Foto: Ist

Banten.co – Lima indikator demokrasi dalam Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Banten perlu dilakukan perbaikan karena nilainya buruk, yakni dibawah 60%, sehingga berpengaruh terhadap peningkatan indek demokrasi di daerah ini.

Kelima indikator yang dinilai masih buruk, yakni indikator perda inisiatif DPRD Banten, lembaga demokrasi, yakni legislatif, indikator kebebasan sipil dalam berdemokrasi dan penyediaan informasi APBD oleh pemerintah daerah (Pemda).

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten Ade Aryanto mengatakan, indek demokrasi di Banten beberapa tahun terakhir terjadi fluktuatif, meskipun sempat mengalami peningkatan pada tahun 2014 hingga mencapai 75,50% dari sebelumnya pada tahun 2009 yang hanya 67,98%.

“Tahun 2016 lalu indeks demokrasi di Banten 71,36% dan meningkat pada 2017 menjadi 73,92%. Mudah-mudahan tahun 2019 kembali meningkat,” kata Ade di Serang, Selasa (30/04/2019).

Ade mengatakan, dari 28 indikator indek demokrasi di Banten, ada 17 indikator indek demokrasi yang baik dan enam indikator sedang. Akan tetapi masih ada lima indikator demokrasi yang nilainya masih buruk, yakni dibawah 60%.

“Ini membutuhkan perhatian masing-masing pihak untuk meningkatkan indek demokrasi di Banten karena masih ada lima indikator yang buruk,” kata Ade.

“Semua pihak yang terkait harus menjalankan perannya dengan baik agar IDI Banten terus meningkat,” katanya.

Sementara Akademisi Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Imam Abu Hanifah mengatakan, penilain IDI bertujuan untuk mengkuantifikasikan perkembangan demokrasi pada tingkat provinsi di Indonesia. Dari indeks tersebut akan terlihat perkembangan demokrasi di setiap provinsi.

Indeks perkembangan demokrasi di satu daerah juga dapat dibandingkan dengan daerah lainnya untuk memperoleh gambaran perkembangan demokrasi di provinsi-provinsi di seluruh Indonesia.

Menurutnya, gambaran yang diperoleh dari IDI mempunyai berbagai manfaat. Pertama, secara akademis, dapat ditunjukkan tingkat perkembangan demokrasi di setiap provinsi di Indonesia. Hal ini memberikan data penting bagi studi mengenai perkembangan demokrasi di Indonesia karena tingkat perkembangan tersebut didasarkan atas data-data yang jelas dengan tolok ukur yang jelas pula.

“Butuh dukungan semua pihak tingkatkan lima indikator IDI Banten yang masih lemah. Perlu adanya sinergi, termasuk partai politik harus berperan dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” kata Imam. (Ant)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com