BERITA

Ulama Lebak: Unjuk Rasa Harus Bermoral, Berakhlak, Beradab dan Tidak Anarkisme

Ilustrasi unjuk rasa | Foto: Ist

Banten.co – Aksi unjuk rasa yang terjadi diberbagai daerah di Tanah Air harus bermoral, berakhlak dan beradab dengan tidak melakukan kekerasan maupun anarkisme. Demikian disampaikan ulama Kabupaten Lebak KH Hasan Basri yang juga pimpinan Ponpes Nurul Hasanah di Desa Cimangenteung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Kamis (26/9/2019).

“Kita melihat sebagian para aksi unjuk rasa itu ada yang melakukan kekerasan dan anarkisme serta membakar,” katanya.

Kata KH Hasan Basri, penyampaian aspirasi tersebut di negara demokrasi, seperti saat ini sangat diperbolehkan dan tidak dilarang untuk kemajuan bangsa.

Namun, lanjutnya, penyampaian aspirasi itu harus berakhlak dan bermoral dengan menyampaikannya hal-hal yang baik, santun, beradab dan tidak melakukan cara-cara kekerasan maupun anarkisme.

Apalagi, sebagai umat Muslim tentu memiliki akhlak yang mulia. “Saya kira jika pengunjuk rasa menyampaikan aspirasi itu baik maka petugas juga berjalan baik serta kondusif dan damai,” tungkasnya.

Ia mencontohkan, penyampaian ibadah saja dalam ajaran umat Muslim jika imam shalat salah atau lupa membaca surah Quran, namun para jamaah atau mamun menyampaikan kata-kata yang santun dan berakhlak, seperti mengucapkan “Subhanallah” berulang-ulang.

Mereka para jamaah shalat tersebut itu tidak mengucapkan kalimat “sahlul-sahlul”.

Penyampaian kalimat “Subhanallah” itu untuk mengingatkan imam shalat harus memperbaiki kesalahan tersebut.

“Kami sangat prihatin melihat aksi unjuk rasa hingga menimbulkan kekerasan dan anarkisme,sehingga pengunjuk rasa dan petugas menjadi korban,” katanya menjelaskan.

Ia mengatakan, Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin perlu meningkatkan pembangunan moral dan akhlak bangsa,selain pembangunan fisik.

Sebab, pembangunan moral menjadikan dasar kehidupan manusia agar tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran norma agama maupun hukum negara.

Pemerintah memiliki kewajiban untuk membangun moral bangsa dengan pendidikan agama dan nilai-nilai budaya masyarakat. “Kami yakin ke depan moral bangsa menjadi lebih baik jika pembangunan moral itu ditingkatkan,” kata KH Hasan Basri. (Ant)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com