BERITA

Ray Rangkuti: Presiden Mesti Ganti Menteri yang Tidak Sesuai Nawa Cita

Banten.co – Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA), Ray Rangkuti mengingatkan Presiden Joko Widodo segera mengganti susunan kabinet karena masih ada yang bekerja tidak sesuai arahan Nawacita.

Presiden harus mempertahankan para menteri yang sudah bekerja sesuai arahan Nawacita. Sehingga tidak ada lagi saling tuding di antara partai politik bahwa ada partai getol mendesak reshuffle untuk menggusur partai lain di kabinet dan sebagainya, kata Ray Rangkuti.

Menurut Ray, saat ini ada tiga peta wajah Kabinet Kerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla. Pertama, anggota kabinet yang bekerja sesuai arahan Nawacita seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla. Kedua, anggota kabinet yang bekerja tidak berdasarkan arahan Nawacita. “Mereka selalu berjalan sendiri dengan agenda masing-masing,” kata Ray.

Ketiga, para menteri yang berada di tengah. “Mereka bekerja sesuai arahan Presiden Jokowi, tetapi lupa melihat fenomena kekinian,” tambahnya.

Menurut Ray dari ketiga wajah kabinet saat ini, Rizal Ramli berada pada posisi pertama, karena bekerja sesuai arahan Nawacita. “Rizal Ramli juga menteri yang sangat terbuka di antara anggota kabinet lainnya. Banyak kebijakan dan gebrakan dia yang membuka mata publik bahwa ternyata ada yang salah selama ini,” kata Ray Rangkuti.

Mengenai desakan reshuffle yang semakin kencang, Ray mengatakan, jika Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla mau melakukan reshuffle, harus memperhatikan dua alasan. Pertama, kondisi objektif. Perombakan kabinet sangat dibutuhkan karena susunan para menteri saat ini tidak jelas jenis kelaminnya apa.

“Ada menteri yang sangat liberal tetapi ada yang sangat menaati Nawacita. Posisi Rizal Ramli saat ini berada di samping Presiden Jokowi dan dia sangat tegas menginginkan para menteri bekerja sesuai arahan Nawacita, katanya.

Kedua, alasan politik. Menurut Ray, reshuffle itu untuk mengakomodasi beberapa kepentingan tetapi harus diingat semuanya bermuara pada satu hal yakni dalam rangka konsolidasi Nawacita.

Sementara Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid menilai, ada sejumlah pihak yang sedang bermanuver menciptakan opini mengarahkan reshuffle kabinet terhadap kader partai itu yang menjabat menteri.

Menurut Jazilul, kader partainya yang sedang diincar adalah Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar. Caranya adalah dengan cara menyebar berita fitnah atau berita yang di luar fakta.

Salah satu yang menurut dia menyerang Menteri Marwan adalah Seskab Pramono Anung, yang juga Politikus PDI-P, yang pernah meminta kelompok pendemo menyerang Marwan.

Banten | Ponco

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com