KOTA SERANG

Ratu Tatu Chasanah Minta Arahkan Smartphone yang Anak Pegang untuk Hal Positif

Ilustrasi | Ist

Banten.co – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah berharap agar anak-anak melatih kecerdasannya melalui literasi, yakni dengan membaca dalam arti yang sebenarnya.

“Literasi tidak hanya dalam bentuk membaca buku, literasi itu membaca yang memiliki arti luas yaitu dalam semua kegiatan, begitu juga anak-anak harus bisa membaca lingkungannya,” katanya, Kamis (9/1/2020).

Tatu menjelaskan, ketika anak tidak ada kepekaan terhadap lingkungannya, maka akan sulit mendorongnya untuk menjadi sumber daya manusia (SDM) yang handal sebagai generasi penerus.

“Alhamdulillah di Kabupaten Serang banyak sekali kegiatan yang digagas oleh dinas pendidikan yang juga dilombakan dalam berbagai event, salah satunya adalah O2SN yang merupakan ajang anak-anak untuk mengekspresikan kemampuannya,” katanya.

Dengan kegiatan literasi seperti O2SN dan yang lainnya, anak-anak dilatih daya juangnya, dengan tujuan bukan hanya bertarung untuk meraih juara dan mendapatkan hadiah, tetapi juga melatih dalam pembentukan karakter.

“Karena daya juang itu harus dilakukan sejak dini untuk proses pembentukan karakter mereka, dan daya juang itu harus tetap ada sampai dewasa seperti kita,” lanjutnya.

Bupati juga mengingatkan anak-anak bahwa membaca dalam arti yang sebenarnya adalah jendela dunia, dengn membaca bisa mengetahui berbagai informasi.

Saat ini kata Tatu, untuk membaca itu tidak sesulit jaman dulu, kalau dulu membaca itu harus berbentuk buku, kita tidak ada buku tidak bisa membaca, sekarang dengan mudah anak-anak bisa membaca hal-hal positif yang diperlukan dari smartphone.

“Jadi arahkan smartphone yang mereka pegang untuk hal-hal yang positif, jangan sampai menjadi alat yang membawa mereka kepada hal yang negatif,” tegasnya.

Menurutnya, pengaruh negatif gadget sangat dahsyat, dan sudah terbukti di Kabupaten Serang. Oleh karena itu para orang tua dan para guru agar memiliki semangat untuk mencegah dan menjaga serta mengarahkan anak-anak agar bisa memanfaatkan gadgetnya kepada hal yang positif.

“Kita harus punya semangat mengarhkan dan memanfaatkan alat komunikasi anak dengan baik, untuk mencegah pegaruh negatifnya,” tegasnya. (Ant)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com