PANDEGLANG

Pilkada Serentak Ditengah Pandemi, KPU Pandeglang Jalani Rapid Tes

Banten.co – Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban mengatakan, pelaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkada) pada 9 Desember 2020 mendatang harus ketat dengan menerapkan protokol kesehatan. Hal ini mengingat Pilkada ditengah pandemi COVID-19 merupakan tantangan yang sangat besar, karena belum pernah terjadi sebelumnya.

“KPU sudah melakukan rapid tes untuk 2.300 anggota KPPS, dan hasilnya 22 orang reaktif, yang reaktif ini dinonaktifkan sementara dan akan dilakukan karantina mandiri,” kata Wakil Bupati Tanto Warsono Arban di Pandeglang, Selasa (30/6/2020).

Tanto mengatakan, saat ini pihak KPU Kabupaten Pandeglang terus melakukan tahapan untuk pelaksanaan pilkada serentak pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

Menurutnya, untuk proses swab dari 22 orang anggota KPPS yang hasil rapid tes-nya reaktif, prosesnya akan dibantu oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah. “Kita semua kolaborasi untuk suksesnya pemilukada di tengah pandemi,” kata Tanto.

Sementara Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan, pemilu kali ini dalam kondisi pandemi tentu harus menggunakan protokol kesehatan.

Kata dia, telah disepakati bersama dan pihak DPR akan memberi dukungan penuh terhadap konsekuensi kondisi saat ini.

“Tentu akan ada penyesuaian, penambahan peralatan, hingga anggaranpun sudah di rekonsiliasi. Ini komitmen kami dengan menteri keuangan,” katanya

Ia berharap pada pelaksanaan Pilkada tahun 2020 ini harus dapat memenuhi dua fungsi yaitu protokol kesehatan dan prinsip demokrasi.

“Ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan yaitu partisipasi pemilih, dan menekan tingkat kecurangan yang dilakukan oleh para kandidat,” katanya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com