BERITA

Maju Kembali Jadi Gubernur, Rano Karno Belum Dapat Persetujuan Megawati

Banten.co – Gubernur Banten saat ini, Rano Karno, ternyata belum mendapat persetujuan atau rekomendasi dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri untuk maju kembali mencalonkan diri menjadi gubernur Banten mewakili partai moncong putih.

Hal itu diungkapkan salah satu petinggi DPP PDI Perjuangan yang enggan disebut namanya kepada Banten.co di Jakarta, Kamis (14/7). “Dia (Rano Karno) memang dapat surat tugas untuk mencari paket koalisi dan bakal calon wakil gubernur. Ingat, surat tugas itu bukan rekomendasi loh. Semua pihak bebas menafsirkan,” kata petinggi partai tersebut.

“Bagaimana kalau kemudian RK menjadi tersangka? Nama baik partai jelas akan tercoreng.”

Petinggi DPP PDI Perjuangan tersebut mengatakan, saat ini surat tugas Rano Karno masih di tangan Megawati dan belum ditandatangani. “Surat tugas RK (inisial Rano Karno, red) masih di ketua umum. Belum pasti penunjukkan RK tapi pencalonan RK memang keputusan pleno DPP PDI Perjuangan,” jelas dia.

Menurut petinggi partai itu, bagi PDI Perjuangan posisi Rano Karno saat ini memang sedang mengalami dilematis, apalagi terkait berbagai kasus korupsi, suap, dan sebagainya yang terjadi di wilayah Banten. Sejumlah kasus korupsi memang tengah terjadi di Banten, dan terbaru adalah kasus suap rencana pendirian Bank Banten yang menjerat mantan Wakil Ketua DPRD Banten Sri Mulya (SM) Hartono dan mantan Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Banten FL Tri Satrya Santosa alias Sony.

“Surat tugas RK (inisial Rano Karno, red) masih di ketua umum. Belum pasti penunjukkan RK tapi pencalonan RK memang keputusan pleno DPP PDI Perjuangan,” jelas dia.

“Saya dengar, RK saat ini sedang ‘diurus’ oleh KPK. Kalau dia bisa lolos dari KPK, ada kepolisian dan kejaksaan yang menunggu. Ini memang simalakama. Bagaimana kalau kemudian RK menjadi tersangka? Nama baik partai jelas akan tercoreng. Kasus persidangan tindak pidana korupsi (tipikor) yang menyangkut Wawan (Tubagus Chaeri Wardana, red) terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU) saja saat ini masih berlangsung. Kondisi itu bisa bikin panas adem alias meringang. Kalau itu terjadi, maka mau tidak mau akan masuk rencana B. Apa itu, saya belum bisa kasih tahu,” ujar dia.

Dia menegaskan, dalam pemilihan gubernur Banten yang akan berlangsung pada 2017 nanti, PDI Perjuangan tidak mencari paket ‘senang’, melainkan paket menang. Paket senang bisa dianalogikan hanya menyenangkan segelintir pihak. “Kami semua sebagai petugas partai, apapun nanti keputusan ketua umum, kami ikut. Begitu keluar rekomendasi dari ketua umum, maka kader partai di bawah harus TLM (Tegak Lurus Megawati),” kata dia.

Namun sebelumnya, dalam acara silaturahim dan buka bersama pengurus PDI Perjuangan se-Banten di rumah dinas gubernur, Minggu (26/6) sore, Ketua DPP PDI Perjuangan Ribka Tjiptaning menyampaikan keputusan partai untuk merekomendasikan Rano Karno, kembali menjadi calon Gubernur Provinsi Banten.

“Kami menyampaikan bahwa pengurus pusat mengusung Rano Karno untuk maju pada Pilgub 2017.  Rano merupakan kader yang tepat untuk memenangkan pilkada. Jadi, suka tidak suka, pengurus harus bergotong-royong agar suara masyarakat Banten lebih banyak mendukung Rano,” ujarnya di hadapan para pengurus partai tersebut.

Banten | Heri

 

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Pilgub Banten, TB Hasanuddin Berpeluang Besar Geser Posisi Rano Karno – Banten

  2. Pingback: Pilgub Banten, Andika Hazrumy Lebih ‘Sreg’ Berpasangan dengan TB Hasanuddin – Banten

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com