LEBAK

KPUD Lebak: Rano-Embay Sementara Unggul

Embay Mulya Syarief dan Rano Karno | Foto : Istimewa

Embay Mulya Syarief dan Rano Karno | Foto : Istimewa

Banten.co – Perolehan suara pasangan Rano Karno-Embay Mulya Syarif nomor urut 2 unggul sementara di Kabupaten Lebak dibandingkan Wahidin-Andika nomor urut 1 pada pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah Banten 2017.

“Pasangan Rano-Embay sementara meraih 333.480 suara dan Wahidin-Andika mendapat 251.932 suara,” kata Cedin Rosyad Nurdin, Komisioner KPU Kabupaten Lebak di Rangkasbitung, Kamis (16/2).

Pelaksanaan Pilkada Banten, Rabu (15/2) secara umum di Kabupaten Lebak berjalan lancar, tertib dan aman, juga tidak terjadi hambatan maupun kendala, meskipun curah hujan di daerah itu meningkat.

Saat ini, KPU Kabupaten Lebak masih menunggu laporan perolehan suara dari tingkat kecamatan. Sebab, pada Jumat (17/2) akan dilakukan penghitungan atau rekapitulasi perolehan suara hasil Pemilihan Gubernur-Cawagub Banten.

Namun, pasangan Rano-Embay yang diusung PDI Perjuangan, PPP dan Nasdem unggul sementara dari pasangan Wahidin-Andika yang diusung Partai Golkar, PKS, PKB, Gerindra, Demokrat, PAN dan Hanura.

Saat ini, petahana Rano Karno yang berpasangan dengan Embay Mulya Syarif yang lama menjadi Ketua Kadin dan pengurus MUI Serang itu meraih sebanyak 333.480 suara, sedangkan Wahidin-Andika 251.932 suara.

“Kami menargetkan secepatnya bisa dilakukan rekapitulasi perolehan suara Pilkada untuk segera dilaporkan ke KPU Provinsi Banten,” kata Cedin yang puluhan tahun merintis karier sebagai wartawan.

Menurut Cedin, partisipasi masyarakat Kabupaten Lebak pada Pilkada Banten 2017 tidak mencapai target 80 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 936.426 jiwa.

Penyebabnya, kata dia, berbagai permasalahan antara lain curah hujan yang menimbulkan masyarakat malas untuk mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) setempat.

Selain itu juga puluhan ribu warga Kabupaten Lebak bekerja di luar daerah maupun luar negeri yang tidak kembali ke kampung halaman. Permasalahan lainya, kata dia, alasan masyarakat tidak cocok dengan dua kandidat pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur Banten.

Karena itu, partisipasi masyarakat yang menggunakan hak pilih pada Pilkada Banten tidak mencapai target 80 persen. “Semua permasalahan itu akan dijadikan bahan evaluasi untuk Pilkada Lebak 2018,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Lebak Ajun Komisaris Besar Muhammad Tora mengatakan selama ini Pilkada Banten berlangsung aman dan tertib.

Pengamanan Pilkada melibatkan 700 personel dan dibantu dari Polda Banten sekitar 100 orang, TNI dan petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) 3.600 orang.

Bantuan personel pengamanan tersebut dibagi ke wilayah perkotaan, wilayah Lebak bagian tengah dan wilayah Lebak bagian selatan. “Kami bersyukur Pilkada berlangsung aman dan tertib,” katanya.

Sumber : Antara

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com