BERITA

Kejar Target Cakupan Imunisasi MR, Dinkes Banten Sweeping

Banten.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten menyebutkan cakupan imunisasi “Measles Rubella”  yang dilaksanakan Agustus-September 2017 baru mencapai 81,00 persen.
Ilustrasi | Foto: Ist

Ilustrasi | Foto: Ist

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Provinsi Banten dr Rostina mengatakan, pihaknya terus bekerja keras agar target cakupan imunisasi MR sampai 30 September 2017 di atas 95 persen dari 3,3 juta anak.
“Untuk mencapai target, kami melakukan sweeping ke sekolah-sekolah maupun perkampungan untuk mencari anak-anak yang belum divaksin imunisasi,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Kegiatan sweeping itu juga dibantu oleh PMI, Babinsa TNI, petugas puskesmas, kader posyandu hingga komite sekolah. Sasaran cakupan imunisasi MR itu ditujukan anak usia sembilan bulan sampai 15 tahun.
Jumlah sasaran anak di Banten sekitar 3,3 juta tersebar di delapan kabupaten dan kota madya. Pelaksanaan imunisasi MR itu guna mencegah kematian dan penyakit kecacatan akibat campak dan rubella.
“Kami minta orangtua yang memiliki anak usia sembilan bulan sampai 15 tahun agar dilakukan imunisasi MR dengan gratis,” katanya menjelaskan.
Menurut dia, realisasi cakupan imunisasi MR di Banten hingga kini masih dibawah target dan baru 81.00 persen. Namun, pihaknya berkeyakinan dengan sweeping itu bisa melebihi target di atas 95 persen.
Bahkan, pencapaian imunisasi di Kota Cilegon saat ini sudah melebihi target hingga 97 persen,sedangkan Kabupaten Pandeglang 91 persen juga Kabupaten Lebak lebihi dari 90 persen.
Namun, pencapaian cakupan imunisasi MR di Kota Tangsel dan Kota Serang terus meningkat. “Kami berharap cakupan imunisasi bisa melebihi target,” katanya.
Sementara itu, sejumlah kader Posyandu di Kelurahan Cijoro Pasir Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengatakan saat ini diwilayhanya yang menjadi sasaran anak untuk dilakukan imunisasi MR mencapai 100 persen dari 1.500 anak.
Realisasi pencapaian cakupan imunisasi MR itu setelah dilakukan sweeping ke berbagai lingkungan rukun warga (RW). “Kami mengajak dan memotivasi masyarakat agar anak-anak bisa dilakukan vaksin imunisasi MR guna mencegah kematian dan kecacatan,” kata Rmiati (35) seorang kader Posyandu Salahur Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak.
(Hilal/Ant)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com