BERITA

Karena Ini, Venue Dayung Porprov V Banten Jadi Perhatian KONI

Banten.co – Venue dayung Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Banten yang akan digelar di Kabupaten Tangerang pada 4-11 November 2018 menjadi perhatian KONI Kabupaten dan Kota serta 39 Pengprov peserta multi even olahraga empat tahunan tersebut. Hal itu karena sejauh ini belum nampak penyelesaian pembangunannya.

Venue dayung yang terletak di Situ Kelapa Dua, masih nampak belum berubah sejak digunakan untuk Kejurda Dayung Banten 2017 pada bulan Oktober. Bahkan situ yang terletak di tengah-tengah perumahan Gading Serpong dan Perumnas Kelapa Dua itu saat ini kembali digunakan warga untuk mencari cacing air.

Menanggapi hal itu, Ketua Tim Prestasi KONI Kabupaten Tangerang H. Satim Sofyan menyatakan kendala biroksasi dalam mengusur izin penggunaan situ yang selama ini menjadi kendala pembangunan sudah diatasi.

“Kami meminta bantuan Pengprov Podsi Banten untuk menjembatani masalah perizinan penggunaan situ ke Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), salah satu pengurus Podsi Banten bekerja di Kementerian PUPR yang menangani situ dan sungai di Banten dan Jawa Barat. Jika komunikasi sudah lancar kami berharap progres pembangunan bisa dilakukan,” ungkap Satim, Rabu (4/4).

Ia menargetkan pembangunan venue bisa selesai jauh hari sebelum pelaksanaan Porprov. Hanya saja kapan tepatnya, Satim tak bisa menjawab karena kewenangan soal pembangunan ada di panitia pelaksana Porprov.

“Tapi dari obrolan dengan panitia mereka berharap bisa diselesaikan secepatnya, minimal setelah lebaran sudah selesai,” ucap Satim.

Jika itu terjadi maka, harapan Pengcab Podsi Kabupaten Tangerang untuk bisa menggunakan Situ Kelapa Dua sebagai tempat latihan untuk persiapan Porprov terpenuhi. “Atlet dayung Kabupaten Tangerang ingin mereka punya waktu adaptasi lebih dengan venue dan peralatan agar bisa meraih hasil maksimal saat Porprov,” ujarnya.

Sementara, Ahmad Yaman, Sekretaris Umum Pengprov Podsi Banten, mengamini pernyataan Satim dimana saat ini pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Kementerian PUPR untuk ijin penggunaan Situ Kelapa Dua. “Ada pengurus kami yang akan melakukan pendekatan tersebut, dia pengalaman ijin penggunaan Situ Cipondoh untuk dayung,” ucap pria yang akrab disapa Yaman tersebut.

Diakui Yaman, sebelum bertemu dengan Satim pihaknya kesulitan untuk mengetahui progres pembangunan venue dayung. Tapi semua jelas saat pihak Pengprov Podsi Dayung bertemu Satim dan mengetahui dengan pasti kendalanya.

“Kami berharap setelah proses perijinan selesai, kami tinggal bertemu kembali untuk menyiapkan pembangunannya. Itu agar bisa digunakan untuk berlatih,” tutupnya.

 

(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com