Januari 2021, Banten inflasi 0,34 persen

Tembakau | Foto: Istimewa

Banten.co – Pada Januari 2021, Provinsi Banten mengalami inflasi 0,34 persen dibandingkan tahun sebelumnya, lebih dipicu oleh kenaikan indeks kelompok Makanan dan Minuman (Mamin) dan tembakau.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Banten di Kota Cilegon, Kota Tangerang dan Kota Serang, indeks kelompok Mamin dan Tembakau naik 1,09 persen, disusul kesehatan 0,91 persen, perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,81 persen, penyediaan makanan dan minuman/rstoran 0,16 persen dan kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,10 persen.

Kemudian kelompok transportasi sebesar 0,09 persen; kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,04 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,03 persen; kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,03 persen; dan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,02 persen.

Kepala BPS Banten Adhi Wiriana mengatakan bahwa hampir seluruh indeks kelompok mengalami kenaikan, kecuali kelompok pendidikan mengalami perubahan indeks namun tidak signifikan sebesar kurang dari 0,01 persen.

“Dari 416 jenis barang dan jasa yang dipantau, 212 komoditas mengalami perubahan harga, dengan rincian 144 komoditas naik harga, sisanya 68 komoditas terjadi penurunan harga,” katanya belum lama ini.

Komoditas yang naik harganya antara lain cabai rawit, kol putih/kubis, tahu mentah, cabai merah, kulit melinjo, ketimun, tempe, tauge/kecambah, buncis, cumi-cumi dan kangkung.

Sementara yang mengalami penurunan harga diantaranya tomat, telur ayam ras, pensil warna, daun bawang, bawang merah, ikan kakap merah, buah naga, kayu balokan, daun jendela, dan sawi putih/pecay/pitsai.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com