KOTA SERANG

Hujan Lebat, Kecamatan Kasemen Serang Digenangi Air

Ilustrasi

Ilustrasi

Banten.co – Intensitas hujan yang turan lebat pada Selasa (10/1) malam menyebabkan terjadi genangan air di beberapa kelurahan yang ada di Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Madamin (65), warga Kampung Padek, Kelurahan Margaluyu, mengatakan bahwa genangan air yang menggenangi rumahnya akibat hujan pada waktu Selasa malam. Kata dia, Kali Cengkok yang berada tidak jauh dari rumahnya meluap sehingga mengakibatkan genangan air. “Tiap hujan deras pasti banjir, ya langganan,” ujar Madamin.

Madamin menjelaskan, bila ketinggian air meluap hingga masuk ke dalam rumah mencapai ketinggian 20 hingga 25 sentimeter. Namun, pada siang hari mengalami penurunan hingga lima sentimeter. Berbeda di halaman rumah, ketinggian mencapai betis orang dewasa.

“Siang ini mah mendingan, berbeda dengan semalam. Rumah saya saja yang kena banjir hingga ke dalam,” ujarnya.

Ia mengatakan, ada belasan rumah tetangganya juga mengalami yang sama, tetapi kondisi air tidak masuk rumah. Sebab, memang hanya rumahnya yang berada di dataran rendah. Lantaran itu, hanya keluarganya yang harus membersihkan lumpur di dalam rumah.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang Golib mengatakan, pada hujan kemarin ada beberapa kelurahan di Kasemen yang tergenang air, yaitu di Bunggerong (Kelurahan Sawahluhur), Kampung Sukajaya (Kelurahan Banten), dan Kampung Padek (Kelurahan Margaluyu).

“Kalau di Sukajaya dan Padek, itu karena genangan air yang disebabkan oleh rusaknya saluran air,” ucap Golib.

Golib menambahkan, di Kelurahan Sawahluhur, banjir terjadi karena luapan air dari anak Sungai Ciujung yang melintas di Bunggerong sehingga mengakibatkan genangan air pada sekira sepuluh rumah penduduk.

“Karena memang ini musim hujan dan sudah ada prakiraan dari BMKG, kami terus melakukan koordinasi dengan para camat se-Kota Serang untuk melakukan antisipasi,” katanya.

BPBD Kota Serang telah menerjunkan petugas untuk melakukan pemantauan selama 24 jam dan tindakan penanganan kebencanaan. Hal itu agar tidak menimbulkan korban jiwa. “Untuk penanganan, kami sudah siap,” pungkasnya.

Reporter : Halinka

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com