LEBAK

Dari 27 Kecamatan, Panen Padi di Kabupaten Lebak Capai 40.118 Ton

Banten.co – Produksi padi di Kabupaten Lebak, Banten mencapai 40.118 ton sepanjang September 2019 dengan luas panen 7.596 hektare yang tersebar di 27 kecamatan.

“Panen padi di Kabupaten Lebak dipastikan berlangsung sampai Desember mendatang, karena sisa tanam akhir bulan lalu seluas 18.049 hektare dan angka tanam baru seluas 841 hektare,” kata Pelaksana Data Statistik Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Lebak Supardi di Lebak, Selasa (8/10/2019).

Jelas Supardi, produksi panen padi terluas di antaranya di Kecamatan Cibeber seluas 6.477 hektare, Kecamatan Sajira 5.098 hektare dan Kecamatan Cirinten 4.392 hektare.

“Para petani tetap melaksanakan gerakan tanam, meski terjadi kemarau panjang,” ucapnya.

Petani yang melaksanakan tanam terdapat sumber air permukaan dari situ dan irigasi yang ada mengalami kekeringan.

“Kami menjamin persediaan pangan melimpah, karena berdasarkan laporan kekeringan yang mengakibatkan gagal panen seluas 613 hektare,” katanya.

Menurut dia, produksi beras di Kabupaten Lebak sejak Januari-September 2019 menembus 205.208 ton dengan konsumsi warga Lebak 143.724 ton/tahun dari 1,2 juta penduduk.

Sedangkan, produksi beras hingga September surplus 109.393 ton atau mencukupi kebutuhan untuk sembilan bulan ke depan.

Karena itu, persediaan beras di sejumlah pasar tradisional tidak ada masalah, walaupun terjadi kekeringan yang menimbulkan gagal panen.

Namun, produksi beras tahun 2019 terjadi penurunan dibandingkan 2018 akibat kemarau panjang tersebut. “Kami yakin kemarau itu sama sekali tidak mempengaruhi ketersediaan pangan,” katanya. (Ant)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com