BERITA

Cuitan Viral Soal Aurat Calon Wawalkot Tangsel, Ahli Hukum dan Gender Bela Saraswati

Banten.Co – Ahli hukum dan Gender Sri Nurherwati menilai, cuitan bernada sindiran kepada Tokoh Perempuan Rahayu Saraswati terkait dengan postinganya saat jogging atau lari pagi merupakan perbuatan serangan seksual non kontak fisik.

Hal tersebut disampaikan oleh mantan Komisioner Komnas Perempuan tersebut saat menggapi viralnya cuitan politikus Partai Demokrat (PD) Cipta Panca Laksana yang di-retweet oleh Said Didu terkait paha mulus calon Wakil Wali Kota Tangsel itu.

Panca memang tak menyebut nama, tapi banyak netizen yang mengasumsikan cuitan tersebut ditujukan kepada Sara karena kandidat bakal calon Wakil Wali Kota Tangsel semuanya adalah lelaki, kecuali Sara.

“Perbuatan tersebut masuk sebagai serangan seksual non kontak fisik, kalau dalam KUHP termasuk bentuk pelanggaran norma kesusilaan dalam masyarakat dan karena viral menjadi konsumsi publik,” kata dia, Sabtu, ( 5/9/2020).

Sri Nurherwati menambahkan, hal tersebut tidak pantas dilakukan oleh dan kepada siapapun.

“Apalagi bila dikaitkan dengan pilkada maka dapat menjadi materi pelanggaran pilkada. Perbuatan tersebut tidak mendidik dalam pilkada,” papar dia

Sri Nurherwati, berharap agar masyarakat dapat terus memberikan dukungan kepada korban pelecehan seksual.

Hal ini juga termasuk kepada Rahayu Saraswati yang saat ini merupakan calon Wakil Wali Kota Tangsel.

“Harus menegur orang yang melakukan pelecehan untuk menghentikan serangan seksualnya, melaporkan kepada pihak berwajib,” tandas dia.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com