Cegah Narkoba, PNS di Lebak Diminta Lakukan Tes Urine

Banten.co – Front Aksi Rakyat Banten (Fakrab) meminta pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Lebak dilakukan tes urine untuk mengetahui adanya pegawai positif maupun negatif narkoba.

“Pemeriksaan tes urine juga merupakan komitmen pemerintah daerah guna memberantas peredaran narkoba,” kata Ketua Umum Fakrab Kabupaten Lebak Hendayana Musalev di Rangkasbitung, ditulis Senin (8/8).

Selama ini, PNS di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Lebak belum dilakukan tes urine. Pemeriksaan ini bentuk keseriusan Pemkab Lebak untuk melawan narkoba yang bisa menghancurkan generasi bangsa juga mengganggu kesehatan.

Bahkan, saat ini pengguna narkoba berdasarkan keterangan BNN sekitar 50 juta dengan kematian 50 orang per hari Karena itu, pihaknya berharap aparat pemerintah daerah jangan sampai positif narkoba.

Selain itu juga peredaran narkoba sudah merambah ke pelosok-pelosok desa terpencil. “Kami berharap tes urine itu dapat mengantisipasi peerdaran narkoba,” katanya.

Anggota DPRD Lebak, Dian Wahyudi mengatakan, kasus penyalahgunaan narkoba sudah tahap mengkhawatirkan karena korbannya berbagai kalangan profesi. Untuk mengantisipasi narkoba perlu dilakukan tes urine secara rutin bagi kalangan PSN di lingkungan pemerintah daerah,termasuk legislatif.

“Saya kira narkoba merupakan musuh bersama maka untuk mencegahnya harus melibatkan semua pihak,termasuk pemerintah daerah, aparat hukum, masyarakat, ulama dan organisasi kepemudaan,” katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lebak Dede Jaelani mengaku, jauh sebelumnya Bupati Lebak sudah menginstruksikan agar dilakukan tes urine bagi pegawai atau pejabat di lingkungannya dengan melibatkan BNN. Hal itu merupakan bagian dari komitmen dan keseriusan pemerintah daerah terkait pemberantasan narkoba.

“Bupati sudah menginstruksikan untuk dilakukan tes urine terhadap pegawai, namun pelaksanaannya diperlukan mekanisme dan anggaran yang cukup,” katanya.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Kabupaten Lebak, Yusuf mengatakan pihaknya akan merencanakan tes urine bagi PNS di lingkungan pemerintah sebanyak 100 orang, namun hingga kini belum direalisasikan.

“Kami berharap dalam waktu dekat bisa dilakukan tes urine terhadap PNS guna bebas dari barang haram itu,” katanya.

Banten | Ant | Juta

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com