BERITA

Airin: Tiga Karakter Dari Semangat Lebaran

Banten.co – Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany mengatakan terdapat tiga karakter yang harus ditunjukkan dari semangat Idul Fitri di mana harus terus diupayakan dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat.

“Pertama, insan yang senantiasa mencintai kedamaian dan mengharapkan ketenangan,” kata Airin dalam sambutannya di Tangerang Selatan, Rabu.

Dalam konteks kehidupan sosial bermasyarakat, kata dia, prinsip menjunjung tinggi kedamaian dan menghindari kerusakan sudah seharusnya dijadikan pegangan oleh semua pihak yang ada di setiap wilayah.

“Semua elemen harus berupaya untuk terus membangun suasana damai, tentram, teduh, dan kondusif. Kita semua harus menyadari hanya dengan kondisi ini kita dapat menciptakan tingkat kesejahteraan dan kehidupan masyarakat serta kemajuan daerah yang lebih baik,” tuturnya.

Kedua, kata Airin, adalah adanya prinsip untuk menghargai dan menghormati orang lain, menjunjung tinggu semangat persaudaraan, dan peduli terhadap sesama ketika prinsip ini sudah menjadi pedoman.

“Kita semua harus mau dan mampu membuat, berbagi, dan memberikan pertolongan kepada sesama umat manusia. Selain itu, kita juga harus bisa membangun rasa simpati dan empati jika ada umat atau golongan yang berada dalam kondisi yang kekurangan,” katanya.

Terakhir, Airin mengatakan karakter yang ingin diwujudkan melalui semangat Idul Fitri adalah karatkter yanh memiliki semangat perjuangan, kerja keras, dan kedisiplinan.

“Makna ini tercermin dalam ibadah puasa yang merupakan suatu elemen yang tidak terpisahkan dari Idul Fitri. Sebulan berusaha dan berlatih menahan hawa nafsu memberikan pelajaran kepada kita makna perjuangan kerja keras dan kedisiplinan,” ucap Airin.

Menurutnya, karakter ini sangat penting dalam konteks kehidupan bermasyarakat karakter ini akan menghasilkan adanya kehidupan bermasyarakat yang maju dan berkembang diiringi dengan kondisi tertib dan teratur.

Ia menambahkan khusus terkait dengan kondisi tertib dan teratur, semua elemen yang ada di wilayah harus berupaya untuk mewujudkannya.

“Kondisi tertib dan teratur tidak dapat dibangun dengan mudah, butuh perjuangan keras dari seluruh elemen yang ada. Seluruh elemen harus menyadari bahwa mereka memiliki kewajiban untuk menciptakan kondisi yang tertib dan teratur,” ujarnya.

Banten/Ant/Top

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com