BERITA

58 Kendaraan Dinas Milik Pemprov Banten Tahun 2019 Bakal Dilelang

Banten.co – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten akan melelang barang milik daerah (BMD) berupa 58 unit kendaraan dinas melalui sistem satuan maupun paket. Lelang digelar pada Senin, 14 Desember 2020 mendatang.

Kata Kepala BPKAD Provinsi Banten Rina Dewiyanti, pelaksanaan lelang berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Nomor 024.2/Kep.286-Huk/2019 tanggal 27 September 2019 tentang Penjualan 58 Kendaraan Dinas Operasional Milik Pemerintah Provinsi Banten Tahun 2019. Lelang digelar dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Serang.

“BPKAD Provinsi Banten akan melaksanakan lelang non-eksekusi wajib barang milik daerah melalui internet dengan menggunakan aplikasi lelang,” ujarnya, Jumat (11/12/2020).

Ia memaparkan ke 58 BMD tersebut terdiri atas kendaraan roda empat, roda tiga maupun kendaran roda dua yang dilelang, baik dengan sistem satuan maupun paket. Selain itu, kendaraan itu memiliki kelengkapan surat yang bervariasi.

“Terdapat kendaraan dinas yang dilengkapi STNK (surat tanda nomor kendaraan) dan BPKB (bukti kepemilikan kendaraan bermotor). Kemudian juga ada yang hanya dilengkapi salah satunya,” katanya.

Adapun untuk harga limit, kata dia, kendaraan dinas itu tertinggi memiliki nilai Rp 27 juta untuk lelang satuan dan Rp 30,6 juta untuk sistem paket. Sementara terendah Rp 309.000 untuk lelang satuan dan Rp 28,3 juta untuk sistem paket.

“Peserta lelang juga nantinya harus memiliki uang jaminan yang berada pada kisaran Rp 154.500 hingga Rp 13,5 juta,” ungkapnya.

Jelas Rina, calon peserta lelang yang akan mengajukan penawaran agar mempertimbangkan perkiraan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB). Sebab biaya tersebut menjadi tanggung jawab pemenang lelang dalam melaksanakan balik nama kendaraan dari plat merah menjadi plat hitam. “Adapun perkiraannya adalah sekitar Rp 1 jutaan hingga Rp 52 jutaan,” tuturnya.

Untuk pelaksanaan lelang sendiri akan digelar pada Senin (14/12/2020). Penawaran lelang dilakukan tanpa kehadiran peserta atau melalui aplikasi lelang Indonesia dengan cara penawaran tertutup atau close bidding. Alamat domain di lelang.go.id dan tata cara mengikuti lelang dapat lihat pada menu syarat dan ketentuan pada domain tersebut.

“Batas penawaran adalah pukul 14.00 WIB waktu aplikasi lelang internet. Penetapan lelang setelah batas akhir penawaran. Untuk tempat lelang di Gedung Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang,” ujarnya.

Sementara, Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan penataan aset merupakan salah satu fokus Pemprov Banten saat ini. Itu juga menjadi amanah yang disampaikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saat ini, pihaknya juga terus melakukan sertifikasi aset berupa lahan sebagai bentuk penertiban dan pengamanan.

“Kita memang yang paling aktif mensertifikatkan aset aset. KPK sepakat, mendorong, mendukung supaya aset kita disertifikasi,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com